Minggu, 16 Oktober 2011

Islam dan Kristen menjawab, Kenapa babi diharamkan?

Artikel ini hanya untuk mempertegas bahwa sesungguhnya begitu banyak hal yang tidak baik dari judul diatas, dan hanya karena sesuatu yang baik buat kehidupan kita. selepas dari artikel ini saya kembalikan semuanya kepada anda dalam memilih dan menjalani kehidupan ini, karena saya hanya bisa berbagi tanpa bisa memaksa. namun sesungguhnya kesehatan adalah sumber kehidupan yang lebih baik dan semua berawal dari segala sesuatu yang sehat guna mendapat kehidupan yang sehat pula.

Bagi Islam Babi sudah jelas sekali larangannya yaitu diharamkan atas manusia memakan daging Babi.
Allah Berfirman:
Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Qs Al Maa'idah :3)

Ayat diatas sudah sangat jelas sekali peraturannya bagi hamba Allah atas apa saja yang telah diharamkan bagi manusia.

Tapi karena pertanyaan ini datangnya dari umat Kristus, maka akan saya jawab dari kitabnya
Allah Berfirman:
(7) Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari antara yang memamah biak atau dari antara yang berbelah dan bersela kukunya: unta, kelinci hutan dan marmot, karena semuanya itu memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram semuanya itu bagimu.
(8) Juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.(Ulangan 14:7-8)
Peraturan dari ayat diataspun sudah sangat jelas yaitu dilarang/diharamkan memakan Babi.
Kenapa umat kristus sampai saat ini masih memakan Babi (dengan berbagai alasan) sedangkan Yesus sendiri berkata:
(17) Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
(18) Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
(19) Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.(Matius 5:17-19)

Telah dipertegas dalam ayat diatas jika Yesus tidak menghapus satu ayatpun didalam hukum taurat dan dipertegas lagi bagi siapapun yang menghapus hukum taurat meskipun hal yang paling kecil (sepele) maka orang tersebut akan masuk dikerajaan paling rendah(Neraka), dan Yesus pula tidak menggenapi ataupun merubah perihal diperbolehkannya manusia memakan babi.
ini artinya ayat diatas mengenai larangan memakan Babi pun masih berlaku bagi umat Yesus.
Dari segi ilmu medis ternyata dibeberapa penelitian terdapat fakta ternyata kebanyakan dari Babi terkandung cacing pita dimana cacing pita ini tidak dapat mati meskipun tubuh caing pita itu sudah dipotong-potong ataupun direbus dengan suhu didih normal 100 derajat celcius.
Cacing pita baru bisa mati jika dipanaskan dengan suhu yang lebih dari titik didih yaitu antara 300 derajat celcius. (saya juga kurang begitu jelas, silahkan tanyakan keahlinya langsung agar lebih jelas)
Bagaimana jika cacing pita ini masuk kedalam tubuh yah?

Intinya adalah Allah menghendaki kebaikan bagi manusia dan daging babi jelas diharamkan bagi hamba-hamba Allah yang benar (terkecuali jika dalam keadaan terpaksa (lihat Qs. Al Maa'idah :3)).




saya minta maaf, bukan maksud saya untuk mencari sebuah kesalahan dari apa yang telah kita lakukan, hanya ingin mempertegas agar kita bisa memahami dan menjalani kehidupan ini lebih baik dan untuk segala kesehatan yang sepatutnya menjadi acuhan dalam kita menjalani kehidupan.
didalam tubuh yang sehat pasti akan tumbuh pemikiran yang sehat pula, karena kesehatanlah sumber kehidupan yang terbaik.


sumber : Debat Islam & Kristen untuk kemajuan kehidupan lebih baik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar